cari apa saja yang sudah ditulis cak-Senu

kembali bernafas

assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh..entah tulisan harfiah yang benar untuk mewakili lafat arab aslinya bagaimana aku gak tau.  maksudku menyapa siapapun dengan doa dan rahmat.

begitu kembali masuk, ternyata blok ini sudah banyak sarang laba2nya. engsel pintunya aja udah karatan banget. membuatku harus mencoba beberapa kunci untuk masuk kembali. istimewa sekali. aku mencoba melihat kapan terakhir aku posting sesuatu di blog ini. dan ternyata tertanggal 27 mei 2010. itupun posting link tentang kumpulan nama2 bayi. maklum, waktu itu istriku baru hamil muda anak pertama kami. sekarang Nadia sudah belajar berjalan di usia 11 bulannya.


bermain blog, boleh dibilang seperti itu, ternyata tidak gampang, tentunya kembali ke masalah persepsi. setidaknya persepsiku. mungkin karema memang aku bukan orang yang punya hasrat disini. tidak seperti Raditya Dika misalnya, yang akhir2 ini aku sering search penampilan stand-up comedinya bersama Pandji Pragiwaksono. apa korelasinya ya?? hahahaha..

tapi beneran ada lho. gara2 aku nonton stand-up dia. q jadi ingat kambing jantan, trus ingat blogspot, yang pada akhirnya ingat lapakku ini. rasanya seperti terinspirasi kembali. terinspirasi untuk belajar menulis kembali, sama seperti saat pertama kenapa aku buat blog ini. karena melihat tampilan blog yang dilombakan di blackawards(klo gak salah. lupa) waktu itu.

to be continued.... [+] selengkapnya...

nyimpen aja spa tau kapan2 butuh

http://namabayi1000.blogspot.com/ [+] selengkapnya...

PERINGATAN BARU DARI PEMERINTAH PADA BUNGKUS ROKOK

[+] selengkapnya...

Topi Pendeteksi Sinyal Wi-Fi.


Bagi Anda yang sering menggunakan akses Wi-Fi mungkin memerlukan alat ini, Wi-Fi Cap Detector adalah sebuah alat untuk memeriksa ketersediaan sinyal wi-fi yang didisain kedalam sebuah Topi . Sebelumnya pernah juga muncul peralatan serupa yang dibenamkan kedalam sebuah T-Shirt.Topi Pendeteksi Sinyal Wi-Fi

Topi ini akan menyala jika kita berada pada area yang memiliki hotspot Wi-Fi, dengan Topi ini kita dapat memeriksa kekuatan sinyal Wi-Fi melalui baris-baris sinyal yang digambarkan pada Topi tersebut.

Sebelumnya alat ini pernah juga ditanamkan dalam sebuah T-Shirt dan memiliki fungsi serupa, namun dengan menambahkan alat ini pada topi, diharapkan bisa lebih awet mengingat Topi tidak harus masuk kedalam mesin cuci seperti halnya T-Shirt.

Jika Anda berminat untuk memiliki Topi ini, mungkin belum tersedia untuk pasar Indonesia, namun kita bisa membelinya secara online di situs ThinkGeek.com dengan harga US$ 14.99, Anda berminat memiliki Topi Pendeteksi Sinyal Wi-Fi?? [+] selengkapnya...

baca saja

Beberapa waktu lalu, di depan receptionist counter sebuah hotel, saya melihat adegan menarik:
pelayan hotel sedang menghadapi seorang pria yang penuh emosi.
Saat itu suasana hotel tengah sibuk mendaftar tamu-tamu yang baru datang. Orang yang persis di depan saya memberikan namanya kepada pegawai di belakang meja dengan nada memerintah..
Pegawai tersebut berkata, “Ya, Tuan, kami sediakan satu kamar ’single’ untuk Anda.”
“Single?!” bentak orang itu. “Saya memesan kamar double!”
Pegawai tersebut berkata dengan sopan, “Coba saya periksa sebentar.”
Ia mengambil pesanan tamu dari arsip dan berkata, “Maaf, Tuan. Pesanan Anda menyebutkan single. Saya akan senang sekali menempatkan Tuan di kamar double, kalau memang ada, tetapi semua kamar double sudah penuh.”
Tamu tersebut dengan berang, berkata, “Saya tidak perduli apa bunyi kertas itu, saya mau kamar double.”


Kemudian ia mulai bersikap ‘Anda-tahu-siapa- saya’ lalu berkata, “Saya akan usahakan agar Anda dipecat. Anda lihat nanti. Saya akan buat Anda dipecat.”
Di bawah serangan gencar, pegawai muda yang jelia itu menyela, “Tuan, kami menyesal sekali, tetapi kami bertindak berdasarkan instruksi Anda.”
Akhirnya, sang tamu yang benar-benar marah itu berkata, “Saya tidak akan mau tinggal di kamar yang terbagus di hotel ini sekarang, manajemennya benar-benar buruk.” Lalu ia pun pergi keluar.
Saya menghampiri meja resepsionis sambil berpikir, si pegawai pasti marah setelah baru saja dimarahi habis-habisan. Sebaliknya, ia menyambut semua itu dengan salam yang ramah sekali, “Selamat malam, Bapak.”
Ketika ia mengatur kamar untuk saya, saya berkata kepadanya, “Saya mengagumi cara Anda mengendalikan diri tadi. Anda benar-benar sabar.”
“Ya, Tuan” katanya. “Saya tidak dapat marah kepada orang seperti itu. Anda lihat, dia sebenarnya bukan marah kepada saya. Saya cuma korban pelampiasan kemarahannya. Orang yang malang tadi mungkin baru saja ribut dengan isterinya, atau bisnisnya mungkin sedang lesu, atau barangkali dia merasa rendah diri, dan ini adalah peluang emasnya untuk melampiaskan kekesalannya. ”
Pegawai tadi menambahkan, “Pada dasarnya dia mungkin orang yang sangat baik. Kebanyakan orang begitu.”
Sambil melangkah menuju lift, saya mengulang-ulang perkataannya: “pada dasarnya dia mungkin orang yang sangat baik.”
[+] selengkapnya...

Lebaran..


Wisnu dan Keluarga beserta segenap staf KPK mengucapkan "Minal Aidin Wal Faidzin, Maaf Lahir Batin.." [+] selengkapnya...

cak-Senu beli ikan...

Wah seneng banget...
Kemarin pas lagi jalan2, ketemu mas Adam Bowman. Akhirnya diajaklah aku mampiur ke rumahnya. Ternyata mas Adam pelihara ikan. Aku jadi kepingin memelihara juga. Ni aku dikasih mas Adam 10 ekor...



Brader2 penggunjung semua juga bisa lho ikutan ngasih makan ikanku. Caranya?? gampang.. cari sendiri pasti ketemu kok. Terimakasih deh yang ud meluangkan waktunya untuk ngasih makan ikanku. [+] selengkapnya...

bannerbloG cak-SENU. SILAHKAN PASANG

cak-Senu membuat banner baru untuk blognya.

Photobucket
Monggo kalau mau dipasang di blog sampeyan. Dijamin blog sampeyan jadi tambah cantik. ini kode HTMLnya:

[+] selengkapnya...

Blogku kok begini???

Wah...!! Pas lagi utak-utik template yang aku dapat dari btemplate, temanku yang dari tadi nglihatin, tiba2 nyeletuk memulai pembicaraan.

temanku: "kamu buka blogmu dari browser apa aja??"
aku:"eee... dari firefox. kenapa??"
temanku: "coba kamu buka pake browser lainnya. Biasanya belum tentu bisa tampil seperti yang kamu edit di Firefox."
aku:"oooo... gitu ya..(penasaran pengen coba)."

Aku langsung membuka browser yang kebetulan ada di leptop yaitu google crome dan si udik internet explorer..

Dan ternyata, dieeeng..!!dieenngg..!! amburadul!!!

nih.. aku kasih lihat:
Yang ini dibuka menggunakan browser google crome(klik gambar biar kelihatan).
Header image jadi numpuk ke postingan dan label postingan. Dua link di label jadi tidak berfungsi karena tertutup header image.
Yang ini dibuka menggunakan browser udik internet explorer (klik gambar biar kelihatan).
Header image bertipe *.png kubuat dengan background transparan. Disini jadi tidak transparan lagi tetapi menjadi berwarna biru muda. Selain itu buku tamu yang berisi Shoutmix juga tidak tampil. Headline postingan di bagian bawah jga tidak tampil. Serta gambar wajahku ucapan terimakasih juga tidak tampil..
Dan ini menggunakan Firefox (yang normal menurut versiku)
Coba deh kalo di leptopmu ada browser lain semisal Opera atau Safari, buka blogku ini. Masih tetep ancur ato malah lebih..

Oh iya... karena baru 3 hari ngeblog (ngelayout dan edit template) aku masih bingung dengan javascript, html, divtag, ato apalah yang lainnya.. .. .
[+] selengkapnya...

Feed RSS

 Apa sih RSS itu?
Sebagai blogger pemula kita pasti sering liat logo seperti di atas.
RSS itu adalah versi sederhana dari isi blog atau website kita.
Mari kita sama-sama klik [disini] untuk mengetahui lebih jauh apa RSS da Feed itu... [+] selengkapnya...

sawah dan petani

Pernahkah kalian bermain ke sawah? Aku ini adalah anak desa. Maksudnya tempat tinggalku memang di desa. Meski Bapak Ibuku pegawai negeri dan tidak mempunyai sawah, tetapi SD tempat aku sekolah dulu punya lahan sawah yang cukup luas. Sejak kelas 3 sampai 5 SD, setiap musim tanam, pembersihan gulma, panen, bahkan saat pembajakan tanah sawah, aku selalu ikut pergi ke sawah. Pengalaman yang sangat indah...

Sayang sekali sekarang ini lahan sawah sudah banyak berkurang. Banyak lahan sawah yang dibuka untuk dijadikan tempat mendirikan rumah. Semakin padat populasi penduduk, semakin banyak pula kebutuhan akan tempat tinggal.

Perubahan budaya yang ada di sekitar kita, juga mempengaruhi semakin sempitnya lahan sawah. Sedikit orang yang masih mau mengambil atau menekuni profesi menjadi petani. Kebanyakan dari mereka beranggapan bahwa profesi sebagai petani adalah profesi rendahan, tidak bergensi. Bertani adalah pekerjaan kasar bersama lumpur dan bau busuk. Bekerja sebagai petani hanya cocok untuk orang miskin.
Generasi petani yang tersisa saat ini kebanyakan adalah generasi tua. Jika mereka sudah tidak mampu lagi menjadi petani, siapa yang akan meneruskannya??
[+] selengkapnya...

apakah Tuhan juga menciptakan kejahatan?

bagus untuk dibaca nie...
tak ambil dari artikel Mas Mahmud di fesbuk...

Ada sebuah cerita yang terjadi saat perkuliahaan, antara para mahsiswa dengan professor mereka. sang professor nampaknya hendak mencari pembenaran atas faham atheisnya atau apalah itu.

professor memulai kuliah itu dengan sebuah pertanyaan
" anak-anak mahasiswa, apakah kalian setuju bila saya katakan segala sesuatu di alam raya ini Tuhanlah penciptanya?

Mahasiswa :"iya betul prof"

professor :"kalau anda setuju, apakah anda juga setuju bila saya katakan bahwa Tuhan juga menciptakan Kejahatan"

Mahasiswa :" iya, pastinya begitu prof"

professor " bila Tuhan menciptakan kejahatan, dan kita bisa ambil kesimpulan asumsi, bahwa seseorang atau juga Tuhan bisa disifatkan dari apa yang dia ciptakan, maka apakah anda setuju juga bila saya katakan bahwa Tuhan adalah jahat?".

sampai pada titik ini, para mahasiswa tersenyum kecut dan nampak wajah ingah-ingihnya. dan si professor seakan menepuk dada, karena telah mementahkan anggapan mahasiswanya tentang ketuhanan.

tak berapa lama kemudian seorang mahasiswa mengangkat jarinya dan mulai bicara.
“professor, saya juga punya pertanyaan untuk anda” kata mahasiswa itu
“pertama, apakah dingin itu ada prof?” tanyanya kemudian.

“jelas ada, dingin itu ada?” jawab sang professor

“salah professor” sanggah si mahasiswa mengejutkan sang professor berikut seisi kelas itu
“dingin itu tidak ada prof, dingin itu kemudian ada karena kenihilan panas, ketiadaan panas, suhu -490 f, adalah keadaan dalam hukum fisika yang dideskripsikan sebagai ketiadaan panas, yang kemudian manusia menciptakan kata “dingin” untuk kondisi itu” urai sang mahasiswa dengan gamblang.

“kedua professor, apakah gelap itu ada?” lanjutnya.

“jelas ada, gelap ada” jawab sang professor

“sekali lagi anda salah prof” sanggah sang mahasiswa sekali lagi mengejutkan sang professor berikut seiosi kelas yang ikut mendengarkan dialog ini
“gelap itu tidak ada prof, gelap kemudian ada dikarenakan ketiadaan cahaya, gelap tidak bisa di pelajari prof, sedangkan cahaya bisa kita pelajari, cahaya yang memantul dari prisma kaca, memantulkan cahaya berwarna-warni yang semua dapat kita pelajari dan kita ukur, berikut kegunaan masing-masing, sedangkan gelap? Tidak dapat di pelajari” urainya sekali lagi dengan mantap.
“dan sekarang pertanyaan terakhir prof, apakah kejahatan itu ada?” Tanya sang mahasiswa.

“ya jelaslah ada, seperti yang saya utarakan di atas tadi kan?” jawab sang professor

“dan sekali lagi professor, anda salah untuk kesekian kalinya” bantah sang mahasiswa.
“kejahatan itu tidak ada prof, kejahatan itu ada karena ketidak hadiran Tuhan dalam diri seseorang, ibarat cahaya, Tuhan adalah cahaya itu, dan bila tidak ada cahaya dalam dada seseorang, maka otomatis gelaplah dadanya, dan pada kondisi demikian kita ciptakan kata “kejahatan” yang sebanarnya tidak ada itu” urai si mahasiswa.
Dan Sang professorpun terdiam……..
[+] selengkapnya...

mata, otak dan hati

ini sepenggal cerita tentang Abu Nawas. kita kenal Abu Nawas adalah tokoh dalam cerita komedi. komedi yang tidak hanya komedi ngelantur karena selalu mengangkat tema "filsafat hidup". dalam dunia islam Abu Nawas adalah tokoh "sufi"
ya..gitu..sebenarnya dia tu "wiseman" yang menyampaikan dengan cara komedi.

ini ceritanya:

Seorang murid Abu Nawas ada yang sering mengajukan macam-macam pertanyaan. Tak jarang ia juga mengomentari ucapan-ucapan Abu Nawas jika sedang memperbincangkan sesuatu. Ini terjadi saat Abu Nawas menerima tiga orang tamu yang mengajukan beberapa pertanyaan kepada Abu Nawas.

“Manakah yang lebih utama, orang yang mengerjakan dosa-dosa besar atau orang yang mengerjakan dosa-dosa kecil?” ujar orang yang pertama.

“Orang yang mengerjakan dosa kecil,” jawab Abu Nawas.

“Mengapa begitu,” kata orang pertama mengejar.

“Sebab dosa kecil lebih mudah diampuni oleh Allah,” ujar Abu Nawas. Orang pertama itupun manggut-manggut sangat puas dengan jawaban Abu Nawas.

Giliran orang kedua maju. Ia ternyata mengajukan pertanyaan yang sama, “Manakah yang lebih utama, orang yang mengerjakan dosa-dosa besar atau orang yang mengerjakan dosa-dosa kecil?” tanyanya.

“Yang utama adalah orang yang tidak mengerjakan keduanya,” ujar Abu Nawas.

“Mengapa demikian?” tanya orang kedua lagi.

“Dengan tidak mengerjakan keduanya, tentu pengampunan Allah sudah tidak diperlukan lagi,” ujar Abu Nawas santai. Orang kedua itupun manggut-manggut menerima jawaban Abu Nawas dalam hatinya.

Orang ketiga pun maju, pertanyaannya pun juga seratus persen sama. “Manakah yang lebin utama, orang yang mengerjakan dosa-dosa besar atau orang yang mengerjakan dosa-dosa kecil?” tanyanya.

“Orang yang mengerjakan dosa besar lebih utama,” ujar Abu Nawas.

“Mengapa bisa begitu?” tanya orang ktiga itu lagi.

“Sebab pengampunan Allah kepada hamba-Nya sebanding dengan besarnya dosa hamba-Nya,” ujar Abu Nawas kalem. Orang ketiga itupun merasa puas argumen tersebut. Ketiga orang itupun lalu beranjak pergi.

***

Si murid yang suka bertanya kontan berujar mendengar kejadian itu. “Mengapa pertanyaan yang sama bisa menghasilkan tiga jawaban yang berbeda,” katanya tidak mengerti.

Abu Nawas tersenyum. “Manusia itu terbagi atas tiga tingkatan, tingkatan mata, tingkatan otak dan tingkatan hati,” jawab Abu Nawas.

“Apakah tingkatan mata itu?” tanya si murid.

“Seorang anak kecil yang melihat bintang di langit, ia akan menyebut bintang itu kecil karena itulah yang tampak dimatanya,” jawab Abu Nawas memberi perumpamaan.

“Lalu apakah tingkatan otak itu?” tanya si murid lagi.

“Orang pandai yang melihat bintang di langit, ia akan mengatakan bahwa bintang itu besar karena ia memiliki pengetahuan,” jawab Abu Nawas.

“Dan apakah tingkatan hati itu?” Tanya si murid lagi.

“Orang pandai dan paham yang melihat bintang di langit, ia akan tetap mengatakan bahwa bintang itu kecil sekalipun ia tahu yang sebenarnya bintang itu besar, sebab baginya tak ada satupun di dunia ini yang lebih besar dari Allah SWT,” jawab Abu Nawas sambil tersenyum.

dikutip dari Sumber : sufiz.com [+] selengkapnya...

hatiku yang kecil

hatiq cuma ada satu tempat..
dan disitu sudah ada "Tuhan"
Tuhan begitu "Besar" sehingga hatiku sepertinya tidak cukup untukNya...

hatiku yang kecil, mudah luluh lantah tersapu riak air yang hanya disebabkan oleh kerikil....

hatiku yang kecil, mudah jatuh hilang di kerumunan gemerlap dunia..susah sekali menemukanya kembali...

aku selalu berdoa...semoga Tuhan selalu menggenggam hatiku yang kecil... [+] selengkapnya...

aku merasa.......

gak nyambung antara pikiran dan hatiku.
antara kemauan dan batasnya.
antara harapan dan modal mencapainya.
antara logika dan yang terjadi.
antara ember dan panci.. [+] selengkapnya...

hardisk eksternal

ada sebuah cerita pilu tentang diriku...
saat lagi stress2nya ngerjain skripsi.... pengeeeen gitu.. cari suasana baru untuk mengerjakannya. sumpek di asrama kampus terus..
lalu aku memutuskan untuk pulang ke rumah..
lagi pas enak2nya di jalan naek sepeda motor sambil dengerin mp3 suara angin(batrei abis!tapi earphone dibiarin aja nancep kuping) tau2 di jalan ujan aje! lagi bawa notebook juga...piye iki??(gimana ni?? :dalam bahasa jawa)

tanpa babibu!!kubelokkan mtor ke sebuah toko. disitu aku beli alat penyelamat alias "kantong plastik!!" kusrek kusrek kusrek!! terbungkus sudah tas notebookku...

eh....udah malem...ntar terusin kapan2 deh...tunggu ya!!! [+] selengkapnya...

aku dan keponakanku

namanya verida
anak dari adiknya ibuku atau lebih mudah anaknya pamanku
dia itu..gimana ya?
lucu,nakal,mudah menangis..
namanya juga anak kecil...































































[+] selengkapnya...

how to make the planet?

penasaran banget ada sebuah link artikel dari blog teman bertuliskan "how to make the planet".

apa yang terlintas di pikiranmu?

aku pikir apakah artikel ini di posting sendiri oleh Tuhan? Disaat planet yang kita tempati sekarang semakin tua, semakin rusak oleh manusia, Tuhan memberikan sebuah jalan kepada manusia untuk bisa membuat planetnya sendiri. Sebuah tutorial ditulis supaya kita bisa membuat planet cadangan jika sewaktu-waktu bumi ini sudah mati...

ah!!..apakah itu mungkin? toh ternyata tidak...hanya aku saja terlalu imajinatif...

Mungkin karena aku terlalu paranoid dengan keadaan bumi saat ini. Betapa tidak, bumi ini sekarang sudah sangat sakit. Sakit yang disebabkan oleh monster jahat (bahkan yang terjahat dari yang pernah ada). Monster jahat itu adalah kita manusia. 

Bumi sakit karena ulah manusia. Manusia sakit terkena efek sakitnya bumi. Manusia yang sakit (sakit fisik, sakit mental) justru semakin menyakiti bumi...

piye iki??

[+] selengkapnya...

blog yang malang...

blog yang malang..lahir di tangan orang yang tidak kreatif..

kasihan sekali nasibmu..terlantar...

maafkan aku karena aku sendiri juga bernasib sepertimu,  bahkan lebih parah..

mulai hari ini aku akan coba selalu menengokmu supaya kita bisa saling berbagi, saling memberi dan salaing mendukung...

[+] selengkapnya...

pecel part 2

mengambil dari wikipeda:

Pecel adalah makanan khas Kota Madiun Jawa Timur Indonesia yang terbuat dari rebusan sayuran berupa bayam, tauge, kacang panjang, kemangi, daun turi, krai (sejenis mentimun) atau sayuran lainnya yang dihidangkan dengan disiram sambal pecel. Konsep hidangan pecel ada kemiripan dengan salad bagi orang Eropa, yakni sayuran segar yang disiram topping mayonaise. Cuma untuk pecel toppingnya sambal pecel.

Bahan utama dari sambal pecel adalah kacang tanah dan cabe rawit yang dicampur dengan bahan lainnya seperti daun jeruk purut, bawang, asam jawa, merica dan garam. Pecel sering juga dihidangkan dengan rempeyek kacang, rempeyek udang atau lempeng beras. Selain itu pecel juga biasanya disajikan dengan nasi putih yang hangat ditambah daging ayamatau jerohan. Cara penyajian bisa dalam piring atau dalam daun yang dilipat yang disebut pincuk. Masakan ini mirip dengan gado-gado, walau ada perbedaan dalam bahan-bahan yang digunakan. Rasa pecel yang pedas menyengat menjadi ciri khas dari masakan ini.

Nama pecel punya arti berbeda di daerah Slawi, Tegal, Jawa Tengah.Pecel tidak disajikan dalam bentuk sayur-sayuran, melainkan berbentuk rujak. Pecel versi daerah Slawi terdiri dari buah-buahan segar seperti jambu, nanas, pepaya, dan mangga serta disirami dengan saus
gula merah kental.

Tumpang

Tumpang atau sambal tumpang adalah sebuah makanan khas dari Kota Kediri. Cara penyajian sambal tumpang tak jauh beda dengan cara penyajian sambal pecel, yaitu dengan nasi yang di atasnya di beri aneka lalapan atau sayur - mayur yang telah direbus terlebih dahulu lalu disiram dengan sambal tumpang dan diberi peyek sebagai pelengkap, bisa peyek kacang atau peyek teri. Sambal tumpang sendiri terbuat dari tempe yang telah busuk atau tempe bosok dan dimasak dengan di campur aneka bumbu seperti lombok atau cabe, bawang, garam dan bumbu dapur lainnya.Jangan keburu jijik jika mengetahui bahan dasarnya yang terbuat dari tempe bosok, tapi cobalah dulu rasanya jika telah matang, pasti akan membuat anda ketagihan.

Ada sebuah cara penyajian unik lagi dari sambal tumpang, yaitu denganmencampurkan sambal tumpang dengan sambal pecel, perpaduan unik nan lezat ini disebut dengan nasi campur dan sambalnya disebut dengan sambal campur. Aneka makanan dengan tumpang bisa anda temui di
sepanjang jalan Dhoho, Kota Kediri, Kediri, Jawa Timur. [+] selengkapnya...